Teknik Penyajian Algoritma

Mahir Koding – Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman. Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman, sehingga siapa pun dapat mebuat notasi algoritma yang berbeda. Hal yang penting mengenai notasi tersebut adalah mudah dibaca dan dimengerti. Selain itu, meskipun notasi algoritma bukan notasi baku sebagaimana pada notasi bahasa pemrograman, ketaatasasan terhadap notasi perlu diperhatikan untuk menghindari kekeliruan.

Secara besar, teknik penyajian algoritma terbagi menjadi 2 bentuk umum :

PseudoCode

Pseudocode adalah notasi yang menyerupai notasi bahasa pemrograman tingkat tinggi. Keuntungan menggunakan notasi Pseudocode adalah kemudahan mengkonversinya lebih tepat disebut mentranslasi ke notasi bahasa pemrograman, karena terdapat korespondensi antar setiap pseudocode dengan notasi bahasa pemrograman. Pseudo berarti imitasi dan code berarti kode yang dihubungkan dengan instruksi yang ditulis dalam bahasa komputer (kode bahasa pemrograman). Apabila diterjemahkan secara bebas, maka pseudocode berarti tiruan atau imitasi dari kode bahasa pemrograman.

Pada dasarnya, pseudocode merupakan suatu bahasa yang memungkinkan programmer untuk berpikir terhadap permasalahan yang harus dipecahkan tanpa harus memikirkan syntax dari bahasa pemrograman yang tertentu. Tidak ada aturan penulisan syntax di dalam pseudocode. Jadi pseudocode digunakan untuk menggambarkan logika urut-urutan dari program tanpa memandang bagaimana bahasa pemrogramannya.

Contoh PseudoCode sederhana untuk menentukan bilangan terkecil diantara dua bilangan :

Start

Read x,y

If x < y Then

Print x

Else

Print y

End If

End

PseudoCode diatas dimulai dengan deklarasi inputan x dan y lalu dilanjutkan dengan penentuan kondisi apakah x lebih kecil dari y. Jika x lebih dari y, maka program akan mencetak x sebagai angka terkecil. Namun, jika kebalikannya (y lebih kecil dari x) maka program akan mencetak y sebagai angka terkecil.

FlowChart

Flowchart Sistem merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini merupakan dekripsi secara grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk suatu sistem. Flowchart berasal dari dua kata yaitu flow yang berarti alir atau alur dan chart yang berarti diagram. Dalam ilmu teknologi flowchart adalah diagram yang berupa simbol-simbol grafis yang membentuk aliran algoritma yang menggambarkan langkah-langkah dalam penyelesaian masalah dalam program atau sistem secara logika.

Beberapa symbol flowchart dan pengertiannya :

Teknik Penyajian Algoritma

Contoh flowchart menentukan luas persegi panjang :

Teknik Penyajian Algoritma

Keterangan :

  • Dimulai dengan symbol terminator untuk menandakan start.
  • Masukkan input p dan l. Karena ini inputan, maka menggunakan symbol input-output (trapesium).
  • Lakukan proses perhitungan luas dengan mengalikan panjang dan lebar persegi panjang. Karena ini proses, gunakan symbol proses (persegi panjang).
  • Setelah di proses, kita akan melakukan print/output luasnya. Gunakan symbol input-output (trapesium).
  • End.

Notice: Undefined offset: 0 in /var/www/mahirkoding/wp-content/themes/portus-premium-theme/includes/single/about-author.php on line 25

Similar articles

Apa itu OOP?

13 April 2017 2